Tutorial

Pengantar Ios Development

Posted on

 

 Tidak banyak referensi berbahasa indonesia mengenai bagaimana mendevelop aplikasi mobile dengan sistem operasi Ios dari Apple. Ok, Persiapan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi Dev Ios :

Di banyak buku yang saya baca, sering menemukan kalimat seperti ini. yang artinya anda membutuhkan Mac OS dan beberapa perangkat mobile Idevice. Pernyataan ini cukup menciutkan semangat, mengingat pasti dibutuhkan perangkat yg up to date dan pastinya mahal. Apa boleh buat Xcode program yang akan kita gunakan hanya berjalan di Mac Os. Apple mempunyai dunia dan ekosistem sendiri. Seperti pada sebuah artikel di Mobiletut Plus mengenai ekosistem Ios.

 

“I’ll assume you have a Mac and you have already installed the Xcode set of tools. Nowyou want to create an iOS Project and run that app on the iOS Simulator

 

 

Selebihnya yang anda butuhkan hanyalah semangat dan kemampuan belajar ekstra. karena kebanyakan atau hanpir semua referensi berbahasa inggris. Percayalah bahwa menjadi developer Ios itu mudah dan sangat dimanjakan oleh Apple.

 

Beberapa Referensi yang baik menurut saya :

  1. Starting Developing Ios App Today
  2. Ios Developer Library, saya percaya belajar suatu bahasa pemrograman mudah apalagi dengan suport dari pengembangnya. Misal tekan F1 atau memangil fungsi help, atau di setiap menu bar carilah help/topic disitulah sebenarnya kitab dari program tersebut.
  3. http://www.appcoda.com/ disini ada beberapa contoh kursus singkat yang akan membantu anda berlatih.
  4. Ios Ecosystem pahami tentang ekosistem dalam dunia developer ios.
  5. Carilah beberapa buku di Amazone seperti : IOS 6 Developer cook book, Begining Ios 6 development,dsb saya kembali ingatkan sebagian besar/semua berbahasa inggris jadi bersemangatlah.

 

To be Continue

Iklan

Cara Save&Load data di Xcode4 Ios

Posted on Updated on

Xcode menggunakan bahasa pemrograman Objective C, pada kesempatan ini kita akan belajar bagaimana menyimpan (save) dan memanggil (load) data (strings). Caranya sangat mudah, mari kita mulai :

  1. Buat project baru, pilih Ios application dan pilih template Single view application.
    Create single view application from ios template
  2. Kemudian isi form data, isi bebas silahkan ikuti gambar untuk mempermudah.
    Create option
  3. Arahkan pada ViewController.h file ini secara default tercipta ketika menggunakan template, dan selalu berpasangan dengan ViewController.m.
  4. Tuliskan script seperti pada gambar berikut.
    Create script on header
  5. Kemudia arahkan pada ViewController.m dan tuliskan script seperti gambar.
    Create function

     

  6. Sekarang membuat object pada storyboard. Sebagai contoh saya akan membuat pada Iphone Storyboard (lihat gambar). Masukan object-object seperti pada gambar dibawah dengan cara drag&drop.
    Create Object
  7. Memasang script pada object, cara ini sangat mudah. Pertama arahkan pada scane storyboard, kemudian buka tab conection inspector seperti pada bagian kanan gambar dibawah, dan drag&drop sesuai bagian masing-masing. label arahkan ke label,  field pada textfield, dsb ikuti gambar.
    Tarik dari kanan ke kiri
    Menempelkan action pada button
    Pilih kondisi button

     

  8. Jalankan program menggunakan simulator untuk Iphone. Isikan textfield kemudian tekan button save data. object akan tersimpan meskipun anda mengentikan/Stop simulator. Untuk menampilkan object tinggal menekan pada button load data. data yang tampil adalah yang terakhir tersimpan.
    Iphone Simulator on Xcode4
    Iphone Simulator on Xcode4

    Anda dapat mengunduh file latihan https://github.com/asharijuang/Xcode4-SaveAndLoad.

     

    — Happy Coding —

     

Desain antar muka untuk ios (Designing User Interface for Ios)

Posted on Updated on

Salah satu presentasi yang menarik dari WWDC 2012 mengenai UI,UX, dan desain. Disini saya akan mencoba merangkum beberapa point menarik. 

 

Judul presentasinya adalah Designing User Interface for iphone and ipad Apps. oleh Mark Kawano ( User Experiance Evanglist) tag line adalah sebagai berikut.

” Understanding what makes the iphone and ipad so special is essential to designing a great user experiance. Learn best practice for optimizing your app’s user interface for the unique characteristics of iOS devices”.

Tell a Great Story, mengembangkan aplikasi adalah bagaimana kita menceritakan sebuah cerita dengan penuh perasaan, emosional, dan intuitif. Sekali lagi ketika anda mengembangkan aplikasi, anda harus berpikir bagaimana menyampaikan sebuah gagasan atau tell a great story. Pertama yang harus anda pikirkan adalah :

  1. Anda harus memikirkan plot atau alur ceritanya, What Will Your App Do?
  2. Siapa yang akan mendengarkkan cerita anda. Penting sekali memikirkan target pengguna anda, Who Are the Users?
  3. Dan yang terakhir adalah dimana mereka menggunakannya apakah Iphone, Ipad, Ipod, Potrait, Lanscape, dsb. Where Will They Use It?

Begitu banyak fitur dan teknologi menarik, tetapi ingatlah tetap fokus pada cerita anda dan memberikan pengalaman menarik bagi penggunanya. Berikutnya adalah mendefinisikan style aplikasi anda, Define Your App’s Style. Jadi pertanyaan selanjutnya adalah :

 

  1. What Type of App Are You Building?
  2. What Kind of Content Does it Have?

Apa jenis aplikasi yang akan anda bangun, What Type of App Are You Building? Secara sederhananya aplikasi dibagi menjadi 2 apakah Entertainment atau Utility. Beberapa karakteristik untuk memudahkan anda. Entertaiment : Highly Visual (Game), Fun Immersive (umumnya FullScreen)Utility :  Useful (Tutorial, News, Info, etc) , Efficient,  Reliable. Terkadang bisa berupa kombinasi antar keduanya seperti Garage band ( Entertainment and Utility ).

 

Jenis konten yang anda miliki, What Kind of Content Does it Have? jika berupa foto/video tentunya anda harus memberikan fitur fullscreen, tampak landscape&potrait. Mengijinkan user untuk pitch pada foto/video apakah itu untuk zoomIn atau zoomOut. Menyembunyikan controler, playback atau menu agar pengguna dapat melihat foto/video secara fullScreen.

Selanjutnya adalah membahas Data size atau menampilkan detil info, coba untuk Focus on Legibility dan perpedoman pada simple&quickly. Misal pada aplikasi email menampilkan semua email masuk secara horisontal dan menampilkan detil ketika di touch. Perhatikan Typefaces misalnya ukuran font besar/bold untuk judul, kemudian kecil untuk cuplikan info, dsb.

Make Navigation Easy pada ipad anda bisa melakunan teknik splitcreen/membagi beberapa konten dan menampilkan sekaligus. Tetapi perlu diperhatikan anda tidak dapat melakukan di iphone yang memiliki layar kecil.

Make Graphicall Rich gunakan simbol-simbol yang ikonik yang dapat menampilkan banyak informasi dalam satu gambar. Misalnya aplikasi petunjuk arah berikan gambar kompas yang berputar mencari arah, petunjuk suhu gunakan gambar termometer, dsb. Berikan tampilan gambar yang impresif, be Consistent perhatikan jenis font yang dipakai sesuaikan dengan style game dan gambar.

Saya rasa anda sudah sering menggunakan applikasi Ios atau mobile app lainnya. Saya yakin anda dapat memilih mana aplikasi yang menarik, membantu, mengagumkan atau bahkan aplikasi yang buruk, rumit, dan sulit dipahami inti ceritanya. Kembali ke fokus utama mengembangkan aplikasi adalah bagaimanan menyampaikan cerita kepada pengguna, asalkan pengguna suka. paham, dan sesuai target itu sudah cukup. Untuk Customize app akan sangat membantu jika anda membaca mengenai HIG atau Human Interface Guide.

iOS Human Interface Guidelines (HIG)
iOS Human Interface Guidelines (HIG)

Berikutnya membahas mengenai Design for Touch yang perlu anda perhatikan adalah area sentuhannya apakah sesuai dengan jangkauan dan ukuran sentuh/jari penggunanya. Make Controls Fingertip Sized “Comfortable minimum size – 44×44 points”. 44 point baik untuk iphone atau ipadLihat dan pelajari bangaimana developer profesional mengembangkan aplikasi mereka seperti Flipboard, GarageBand, Facebook, dsb.

Sekian, semoga artikel ini bermanfaat.